banyak hal yang akan terangkai ketika kita mencoba diam .
salah satunya saya temukan daerah kepura-puraan .
saya lebih suka menyebutnya
zona kebohongan
panggung sandiwara
wilayah kepalsuan
atau daerah ketidakjujuran
manusia banyak yang mengambil bagian . tapi kali ini saya mencoba diam .
mereka sibuk saya diam .
si ini sibuk menjadi si itu . si itu mncoba menjdi si ini .
mereka bergerak saya diam .
memperhatikan langkah lincah mereka dengan topeng masing-masing seolah memperagakan tarian .
mereka berbicara saya diam .
mereka tersenyum tapi saling menusuk
di depan mereka berbisik tapi di belakang saling berteriak
sangat aneh . lalu saya diam .
mereka kembali tertawa padahal merasa tersakiti
ada yang balas menyakiti padahal tidak tersakiti
lalu tertawa ketika ada yang tersakiti .
lagi-lagi aneh
lalu siapa yang seharusnya tertawa
siapa yang harus tersakiti
saya diam .
kenapa saling menyakiti jika yang di perlukan hanya tertawa . kenapa tertawa padahal tersakiti .
mereka hebat berlakon di panggung sandiwara
dengan watak dan alur yang terasa sempurna .
ini menarik, kepalsuan di lombakan jadi daya tarik .
semua terbaik .
saya rasa diam lebih baik .
|
This entry was posted on 09.56 and is filed under . You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.
1 komentar:
suka deh bacanya kak makasih yah
Elever Media Indonesia